Pemkab Sumbawa Barat Matangkan Strategi Transisi Ekonomi Pasca Tambang 2030 melalui RKPD 2027

Taliwang,harianntb.online,- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengambil langkah strategis dalam mengamankan masa depan ekonomi daerah. Dalam Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang berlangsung di Taliwang, Kamis, 26/2/2026 ini, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., menekankan pentingnya orkestrasi pembangunan untuk menghadapi fase transisi ekonomi menjelang berakhirnya masa Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Batu Hijau pada tahun 2030.

​Bupati Amar menyoroti data struktur ekonomi daerah saat ini yang masih sangat bergantung pada sektor pertambangan, di mana sekitar 80 persen atau Rp18 triliun dari total Rp22 triliun PDRB KSB disumbangkan oleh aktivitas tambang.

​”Kita sadar bahwa setelah tahun 2030, status daerah akan bergeser dari penghasil tambang menjadi pengelola smelter. Hal ini akan membawa konsekuensi signifikan terhadap penerimaan royalti. Oleh karena itu, kita harus mulai merencanakan transisi ini sejak sekarang agar ekonomi daerah tetap stabil dan berkelanjutan,” ujar Bupati Amar dalam arahannya.

​Meski begitu Amar berkomitmen
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat akan melakukan diversifikasi ekonomi guna mengurangi ketergantungan pada sektor pertambangan. Fokus pembangunan ke depan akan diarahkan pada penguatan sektor-sektor potensial, di antaranya, ​Pengembangan Pariwisata Kerakyatan dengan mengoptimalkan potensi lokal untuk menggerakkan ekonomi akar rumput. ​Perlindungan Sosial dengan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui kebijakan yang adaptif dan inklusif.

” Yang tak kalah penting juga
​penguatan fiskal. Disiplin pengendalian fiskal yang telah konsisten diterapkan sejak 2021 akan kita lanjutkan guna memberikan ruang bagi program-program strategis yang produktif,” ujarnya.

Forum ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, pimpinan DPRD, jajaran Kepala OPD, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Bupati menekankan bahwa keberhasilan transisi ekonomi ini memerlukan kolaborasi lintas sektor yang terorkestrasi dengan baik dan selaras dengan dokumen RPJMD.

​”Pembangunan kita harus adaptif dan responsif. Kita berkomitmen untuk membangun fondasi ekonomi yang lebih mandiri agar generasi mendatang dapat menikmati pertumbuhan yang stabil meskipun dinamika sektor pertambangan terus berubah,” tutup Bupati.

​Penyusunan RKPD 2027 ini menjadi langkah konkret Pemkab Sumbawa Barat dalam mengantisipasi tantangan masa depan, memastikan transisi ekonomi berjalan mulus, serta menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah perubahan lanskap ekonomi daerah. Tan/**