Taliwang,harianntb.online,- Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini tengah membidik posisi sebagai pusat transformasi tenaga kerja di Indonesia. Hal ini ditegaskan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, saat melakukan peletakan batu pertama revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) di Kelurahan Telaga Bertong, Taliwang, Kamis (22/1/2026).
Langkah ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol perubahan besar bagi kualitas SDM di Nusa Tenggara Barat.
Menaker menekankan bahwa dunia kerja sedang berubah drastis. Tantangan seperti otomatisasi, dominasi sektor informal, dan kesenjangan kompetensi tidak bisa lagi dihadapi dengan cara-cara lama.
”Sumbawa Barat harus menjadi wilayah percontohan. Hari ini, revitalisasi BLK ini adalah langkah nyata kita menyiapkan tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tapi juga kompetitif di era digital,” ujar Yassierli.
Tak hanya soal infrastruktur, Menaker juga memberikan “pesan cinta” bagi para ASN di KSB untuk mengadopsi growth mindset dan menemukan makna dalam bekerja (meaningful work) demi pelayanan publik yang lebih profesional.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, menyambut baik momentum ini. Ia mengungkapkan fakta menarik terkait ekonomi daerahnya. Saat ini, 80 persen PDRB Sumbawa Barat masih berasal dari sektor pertambangan. Meski begitu, sektor non-tambang KSB tumbuh impresif di angka 7–8% per tahun, melampaui rata-rata pertumbuhan nasional.
”Revitalisasi BLK ini strategis bagi kami. Kami ingin memastikan warga lokal tidak hanya menjadi penonton, tapi pemain kunci yang siap bersaing di berbagai sektor,” tegas Amar.
Salah satu poin penting dalam transformasi ini adalah pemindahan lokasi BLK dari Kecamatan Poto Tano ke Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang. Perpindahan ini bertujuan agar, sksesibilitas lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas. Fasilitas yang lebih representatif dan terpadu serta nampu menampung program pelatihan yang lebih beragam dan modern.
Pembangunan ini menandai sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjawab tantangan pengangguran dan peningkatan kualitas SDM di masa depan. Tan/**
