Taliwang,harianntb.online,- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat resmi mencatatkan angka partisipasi yang signifikan dalam Program Kartu KSB Maju Layanan Pendidikan selama tahun 2025, dengan total 12.458 anak telah merasakan manfaat langsung berupa bantuan biaya awal masuk sekolah. Capaian ini mencakup spektrum pendidikan yang luas, mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi, di mana rinciannya terdiri dari 2.746 siswa PAUD/TK, 2.875 siswa SD, 3.047 siswa SMP, 2.625 siswa SMA, serta 1.165 mahasiswa jenjang Diploma hingga S1.
Kepala Dinas Dikbud KSB, Agus, S.Pd., MM, menjelaskan bahwa meski jumlah penerima ini berada di bawah target awal sebanyak 14 ribu anak, namun hal ini justru memastikan bahwa alokasi anggaran yang tersedia sepanjang tahun lalu mencukupi kebutuhan seluruh siswa yang terdaftar.
Agus menyebut, menatap tahun ajaran 2026/2027, optimisme pemerintah daerah justru semakin menguat dengan rencana peningkatan alokasi anggaran hingga 10 persen sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan jumlah siswa baru. Komitmen perbaikan pun dilakukan dengan melakukan transformasi pada sistem pendaftaran yang kini lebih inklusif dan efisien melalui pola jemput bola.
” Dalam hal ini kita akan menempatkan operator khusus di sekolah-sekolah, termasuk madrasah yang berada di luar kewenangan kabupaten, sehingga orang tua tidak perlu lagi direpotkan dengan prosedur administratif yang panjang di kantor dinas,” ujarnya, Kamis, 5/2/2026.
Inovasi layanan ini lanjutnya dilengkapi dengan sistem penyaluran dana yang terintegrasi langsung melalui rekening dan kartu ATM pribadi masing-masing penerima, sehingga begitu status kepesertaan terverifikasi dan Surat Keputusan penerima diterbitkan, bantuan finansial dapat segera diterima oleh keluarga.
” Dengan langkah strategis ini, kita berupaya memangkas hambatan akses pendidikan, memastikan bahwa setiap anak di wilayah tersebut memiliki pijakan yang setara untuk meraih cita-cita di masa depan,” pungkas Agus. Tan/*”
