Taliwang,harianntb.online,- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat resmi menggerakkan roda industrialisasi ketenagakerjaan melalui kolaborasi strategis dengan sektor industri. Langkah besar ini ditandai dengan peluncuran (kick-off) program yang menggandeng PT Amman Mineral Nusa Tenggara dan lembaga pelatihan UT School.
Inisiatif tersebut merupakan bagian dari implementasi program unggulan daerah, “KSB Maju Luar Biasa”, yang menempatkan penguatan sektor tenaga kerja sebagai pilar utama transformasi industri di wilayah tersebut.
Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah, menegaskan bahwa sinergi ini adalah fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu bersaing di kancah industri nasional. Ia menekankan bahwa industrialisasi di Sumbawa Barat harus berjalan selaras dengan peningkatan keterampilan dan sertifikasi tenaga kerja setempat.
” Ini penting yang tujuannya agar masyarakat lokal tidak sekadar menjadi penonton, melainkan menjadi aktor utama dalam pembangunan ekonomi daerah,” ungkap Bupati, Rabu, 11/3/2026.
Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah lanjutnya membuka program beasiswa Mekanik Alat Berat yang dikhususkan bagi putra-putri asli Sumbawa Barat. Program ini dirancang untuk mencetak tenaga teknis terampil yang siap diserap langsung oleh pasar kerja industri.
” Masa pendaftaran beasiswa ini berlangsung mulai 11 hingga 31 Maret 2026, dengan proses seleksi yang ditangani langsung oleh tim ahli dari UT School,” bebernya.
Mengingat Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat saat ini masih dalam tahap pembangunan dan revitalisasi, para peserta yang lolos seleksi nantinya akan menjalani pelatihan intensif di Jakarta. Revitalisasi BLK sendiri terus dikebut agar nantinya dapat berfungsi sebagai pusat pengembangan kompetensi yang berorientasi pada penempatan kerja mandiri di daerah.
Menutup keterangannya, Bupati Amar Nurmansyah mengajak seluruh generasi muda dan angkatan kerja di KSB untuk menangkap peluang emas ini. Dengan adanya kolaborasi yang solid antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas individu pekerja, tetapi juga menjadi mesin penggerak percepatan ekonomi yang inklusif di Kabupaten Sumbawa Barat. Tan/**
