Taliwang,harianntb.online,- Di tengah persiapan menyambut hari kemenangan, warga Kabupaten Sumbawa Barat mendadak dihebohkan oleh beredarnya sebuah pesan berantai di platform WhatsApp. Pesan yang mencatut nama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumbawa Barat tersebut berisi pengumuman dini mengenai pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H hingga memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.
​Menanggapi hal itu, Diskominfo KSB secara tegas menyatakan bahwa informasi yang beredar luas itu adalah TIDAK BENAR atau HOAX. Pihaknya memastikan tidak pernah merilis surat atau pemberitahuan resmi terkait jadwal Idul Fitri.
” Itu hoax. Kita tidak pernah merilis pemberitahuan resmi terkait jadwal Idul Fitri mengingat penentuan hari besar keagamaan selalu mengikuti prosedur resmi kenegaraan yang terintegrasi,” ungkap Kadis Kominfo KSB, Dedy Damhudy M Khatim, SP.MSI, Rabu, 18/3/2026.
​Masyarakat kini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang tidak jelas asal-usulnya.
Ia bahkan mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jarinya sebagai perantara penyebaran berita palsu yang hanya akan menimbulkan kebingungan publik.
” Selalu pastikan untuk melakukan verifikasi ulang (cross-check) melalui kanal-kanal resmi milik Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat sebelum mempercayai apalagi membagikan sebuah informasi,” imbuhnya.
Dedy mengajak untuk menjaga ruang digital tetap bersih dan sehat dengan berkomitmen menjadi netizen yang cerdas. Menyebarkan berita bohong (hoax) adalah tindakan berbahaya yang dapat memicu konflik, merusak reputasi, dan memiliki sanksi pidana UU ITE.
” Sepatutnya menyampaikan informasi yang jelas dan bertanggungjawab. Saring sebelum sharing, dan lawan hoaks dengan fakta yang nyata,” demikian Dedy. Tan
