Tak Ada Kata Pensiun! Musyafirin Melaju ke Nasional, Hj Hanipah: Ini Untuk Rakyat

Jakarta,harianntb.online,_ Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian resmi mengukuhkan Dewan Pengurus Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (PERPUKADESI) periode 2026-2031 di Auditorium Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026). Dalam momentum tersebut, Bupati Sumbawa Barat periode 2016-2025, Dr. Ir. H.W. Musyafirin, M.M., resmi mengemban mandat sebagai Sekretaris Bidang Sosial Kemanusiaan.

​Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., hadir langsung menyaksikan pengukuhan suaminya tersebut. Acara yang diawali dengan Tari Serimpi Sekar Manunggal ini menetapkan Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Bibit Waluyo sebagai Ketua Umum.

Selain pelantikan, forum ini menggelar Sarasehan Nasional bertajuk “Penguatan Tata Kelola dan Kepemimpinan Daerah untuk Indonesia yang Berkelanjutan”.

​Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi terhadap para tokoh yang tergabung dalam wadah ini. Ia menegaskan pengalaman memimpin daerah adalah kekayaan intelektual yang tidak boleh disia-siakan oleh negara.

​”Para purnabakti adalah pemilik memori institusional bangsa. Pengalaman lapangan Anda sekalian adalah referensi mahal bagi kebijakan pembangunan yang berkelanjutan. Jangan berhenti memberikan gagasan bagi daerah,” tegas Tito Karnavian di hadapan para tokoh purnabakti.

​Hj. Hanipah menyampaikan rasa bangga sekaligus harapan besar atas keterwakilan Sumbawa Barat di pengurus pusat. Ia menilai posisi tersebut menjadi jembatan strategis untuk membawa pengalaman sukses pembangunan daerah ke level nasional.

​”Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen bahwa sinergi antara purnabakti dan pemerintah aktif sangat krusial. Saya berharap pengalaman Pak Musyafirin mampu memberikan kontribusi nyata bagi tata kelola pemerintahan yang lebih responsif,” ujar Hj. Hanipah.

​Senada dengan itu, Dr. Ir. H.W. Musyafirin, M.M., menegaskan bahwa tanggung jawab baru ini adalah ladang pengabdian yang tidak mengenal batas waktu.

​”Pengabdian tidak mengenal kata pensiun. Melalui wadah ini, kami berkomitmen terus menyalurkan pengalaman dan solusi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang benar-benar menyentuh kepentingan rakyat,” tegas Musyafirin.

​Partisipasi aktif kepemimpinan Sumbawa Barat dalam forum nasional ini mempertegas posisi daerah dalam kancah pengambilan kebijakan strategis, terutama dalam urusan kemanusiaan dan keberlanjutan kepemimpinan daerah di Indonesia. HNTB/Tan

Editor : Sutan Zaitul Ikhlas