Kadis Dikbud KSB : Seragam Gratis 2026 Wajib Berkualitas, Penjahit Lokal Jadi Kunci!

Taliwang,harianntb.online,- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi memulai tahapan pengadaan seragam sekolah gratis jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun anggaran 2026. Kepastian ini ditandai dengan suksesnya gelaran sosialisasi mekanisme dan teknis pelaksanaan program yang mempertemukan para pelaku penyedia seragam (P2S) dengan para penjahit lokal di wilayah setempat.

​Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus, S.Pd., M.M., dalam arahannya menekankan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan instrumen untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Ia menegaskan agar seluruh proses pengadaan dilakukan secara transparan dan merata dengan standar kualitas yang terjaga.

​”Kami ingin memastikan bahwa program ini dilaksanakan secara merata dan menjaga kualitas produk. Hal yang tidak kalah penting adalah memberikan ruang bagi penjahit lokal agar mereka turut berkontribusi dan merasakan langsung manfaat dari program pemerintah daerah ini,” ujar Agus.

Agus menjelaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan penyedia jasa sangat krusial agar tidak ada kendala teknis di lapangan. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa setiap siswa mendapatkan haknya tepat pada waktunya.

​”Melalui koordinasi yang intensif ini, kita ingin menciptakan ekosistem yang transparan. Harapan kami, program seragam gratis ini dapat berjalan optimal dan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat,” tambahnya.

​Kegiatan sosialisasi ini juga menyoroti pentingnya akurasi data dan ketepatan waktu distribusi agar tidak ada lagi kendala keterlambatan seragam saat tahun ajaran baru dimulai. Hal ini menjadi atensi khusus pemerintah daerah agar pelayanan terhadap masyarakat semakin maksimal.

​”Penyedia dan para penjahit harus memiliki kesepahaman yang sama mengenai mekanisme yang ada. Kita ingin hasil akhirnya nanti tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu, karena ini menyangkut kebutuhan dasar anak-anak kita dalam menuntut ilmu,” tegas Agus menutup arahannya.

​Dinas Dikbud berkomitmen memberikan ruang bagi pengrajin di Sumbawa Barat untuk berkontribusi langsung, sehingga perputaran anggaran program ini turut meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha mikro di daerah.

Melalui koordinasi yang matang sejak awal, pemerintah berharap distribusi seragam gratis tahun ini dapat berjalan lancar guna meringankan beban ekonomi orang tua wali murid. Tan