Taliwang,harianntb.online,– Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat memperkuat peran koperasi syariah untuk mengurangi praktik pinjaman ilegal yang dikenal warga sebagai “bank rontok”. Upaya ini disampaikan Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah,S.Pt.,M.M.Inov saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Konsumen Syariah TBA Kecamatan Maluk di Sekretariat Koperasi Syariah TBA, Kantor Desa Batu Putih, Kamis 23/4/2026.
Wabup Hanipah menjelaskan Koperasi Syariah TBA merupakan bagian dari pelaksanaan program Kartu KSB Maju pada Layanan Maju UMKM. Skema pembiayaan tanpa bunga diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“Koperasi berbasis syariah ini hadir untuk mengurangi praktik riba di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dan pelaku UMKM tidak lagi terjebak oleh bank rontok yang merugikan,” ujarnya.
Ia juga mengajak pengurus dan anggota aktif melakukan edukasi keuangan syariah hingga ke tingkat desa.
“Koperasi hanya akan kuat jika gotong royong dihidupkan dan setiap keputusan lahir dari musyawarah, bukan titipan. Dengan pengawasan ketat dan keberpihakan pada anggota, Koperasi Syariah TBA akan dapat menjadi model perlawanan ekonomi umat yang mampu memutus total rantai utang ilegal di Sumbawa Barat,” tambahnya.
RAT tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan puluhan anggota koperasi.
Ketua TBA Kecamatan Maluk, Amsari, melaporkan koperasi yang baru berjalan ini telah memiliki 70 anggota. Ia menekankan pentingnya kejujuran pengurus agar manfaat koperasi benar-benar dirasakan.

“Koperasi ini bukan sekadar simpan pinjam. Ini perlawanan terhadap sistem yang memiskinkan rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag KSB melalui Kabid Koperasi Ruslan Alkadri,S.AP mengapresiasi terlaksananya RAT perdana meski usia koperasi masih baru.
Menurutnya, hal ini menunjukkan tata kelola pengurus sudah berjalan baik. Ia meminta anggota ikut aktif mengawasi jalannya koperasi.
“RAT merupakan momentum yang sangat berharga bagi koperasi dalam mengevaluasi kinerja, merencanakan strategi ke depan, dan memastikan transparansi pengelolaan koperasi,” pungkasnya.
Skema tanpa bunga dari Koperasi Syariah TBA kini diposisikan sebagai tameng paling efektif agar warga tak lagi terpaksa mengetuk pintu rentenir, sekaligus menandai babak baru perang melawan jeratan utang ilegal di Kabupaten Sumbawa Barat. Tan
