Taliwang,harianntb.online,_Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menegaskan fokus Program KSB Maju Perumahan tahun 2026 khusus untuk masyarakat golongan desil 1 atau kelompok yang paling membutuhkan. Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Novrizal Zainsyah, ST, menyampaikan hal tersebut dalam Forum Yasinan di Central Kediaman Wakil Bupati, baru-baru ini.
Novrizal menegaskan, menyasar kelompok ekonomi terendah membawa tantangan tersendiri, terutama terkait keterbatasan kemampuan swadaya masyarakat. Oleh sebab itu, semangat gotong royong menjadi faktor penentu keberhasilan program ini.
“Ketika kita menyasar kelompok paling miskin, kemampuan swadaya mereka juga semakin lemah. Di sinilah peran gotong royong menjadi sangat vital untuk menutupi kekurangan tersebut,” tegasnya.
Ia menambahkan, evaluasi menunjukkan semangat kegotongroyongan di lapangan masih perlu ditingkatkan. Hal ini menjadi syarat mutlak agar bantuan perumahan benar-benar dinikmati oleh yang berhak.
Dalam mekanisme pelaksanaan, Novrizal menginformasikan adanya penyesuaian penyaluran anggaran yang kini langsung kepada penerima manfaat sesuai skema KSB Maju. Namun, peran Agen Gotong Royong (AGR) tetap strategis dalam hal pendampingan dan penyediaan material.
“Kami minta maaf jika ada miskomunikasi di lapangan. Namun kami berharap hal itu tidak jadi hambatan, tapi segera diatasi lewat komunikasi dan inisiatif bersama,” tambahnya.
Pemerintah juga memastikan perbaikan dan validasi data berbasis DTSEN agar penyaluran tepat sasaran. Ketersediaan bahan bangunan seperti kayu juga dipastikan aman melalui penyedia yang telah bekerja sama.
Dengan penguatan sinergi seluruh elemen, pemerintah optimis target pembangunan dan perbaikan rumah dapat terwujud sepenuhnya demi kesejahteraan masyarakat. HNTB/Tan
Editor : SUTAN ZAITUL IKHLASÂ
