Taliwang, harianntb.online – DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menargetkan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 rampung dalam waktu sekitar satu bulan.
Target itu akan mulai dikejar setelah Badan Musyawarah (Bamus) DPRD KSB menetapkan tahapan dan jadwal pembahasan RAPBD 2027.
Rapat Bamus dijadwalkan berlangsung Senin (7/9).
Ketua DPRD KSB Kaharuddin Umar mengatakan, Bamus akan menyusun seluruh tahapan pembahasan agar proses penganggaran berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Hari Senin 7 September Bamus akan rapat menyusun jadwalnya,” kata Kaharuddin, Senin (1/9).
Setelah jadwal ditetapkan, DPRD akan memulai pembahasan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Pemda KSB telah menyerahkan rancangan KUA-PPAS RAPBD 2027 kepada DPRD pada Juli lalu.
Kaharuddin memperkirakan pembahasan KUA-PPAS membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari. Durasi pastinya tetap menunggu keputusan Bamus.
“Waktu finalnya nanti diputuskan Bamus. Tapi biasanya membahas KUA-PPAS itu paling lama tiga hari,” ujarnya.
DPRD selanjutnya akan melanjutkan pembahasan RAPBD secara maraton hingga menuju tahap penetapan. Kaharuddin optimistis target satu bulan dapat tercapai selama tidak ada kendala dalam proses pembahasan, baik di internal DPRD maupun antara legislatif dan pemerintah daerah.
“Insyaallah, kita bisa selesaikan dalam satu bulan untuk pembahasan APBD 2027,” katanya.
Kaharuddin menyebut DPRD masih memiliki waktu hingga November untuk menuntaskan proses tersebut. Sesuai ketentuan yang menjadi acuan, penetapan APBD tahun anggaran berikutnya memiliki batas waktu sekitar 10 November.
Meski memiliki tenggat waktu hingga November, DPRD KSB memilih menyelesaikan pembahasan lebih awal. Menurut Kaharuddin, penyelesaian APBD lebih cepat sudah menjadi kebiasaan dalam proses penganggaran di KSB.
“Kalau tidak salah setiap tahun kita diberi batas 10 November untuk menetapkan APBD tahun berikutnya. Tapi kita kan sudah punya tradisi selalu lebih awal menyelesaikan APBD,” ujarnya.
Dalam rancangan KUA-PPAS yang disampaikan Pemda KSB pada Juli lalu, postur APBD 2027 diproyeksikan mencapai sekitar Rp1,962 triliun.
Rancangan tersebut memuat target pendapatan daerah sebesar Rp1,512 triliun dan belanja daerah Rp1,897 triliun. Sementara pembiayaan netto tercatat sekitar Rp398,5 miliar.
Angka-angka tersebut masih menjadi bagian dari rancangan dan dapat berubah setelah DPRD bersama pemerintah daerah menyelesaikan seluruh tahapan pembahasan RAPBD 2027. Tan

