Taliwang, harianntb.online, – Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengawal ketat seluruh program unggulan pemerintah daerah agar berjalan tepat sasaran sepanjang 2026. Berdasarkan catatan perkembangan 2025–2026, tim Kesra memusatkan perhatian pada dua program strategis, Program Tuntas Baca Al-Qur’an (TBA) dan Kartu KSB Maju, yang kini bertransformasi menjadi KSB Maju Luar Biasa.
Kabag Kesra KSB, Dr. TGH Burhanuddin, S.Sos.I., M.Pd.I.., menjelaskan awalnya Kartu KSB Maju merupakan terobosan digital yang menyatukan beragam layanan bantuan. Kini pada 2026, Pemda memperluas cakupan dan manfaat program tersebut demi kebutuhan masyarakat yang lebih luas.
“ Tujuannya jelas, memperkuat kedaulatan pangan, ketahanan energi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata ke seluruh penjuru wilayah Kabupaten Sumbawa Barat,” ujar Burhanuddin.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menetapkan target penyaluran Kartu KSB Maju Tahap 3 tuntas 100 persen pada 30 April 2026. Agen Gotong Royong turut berperan aktif mendukung kelancaran distribusi ini.
“Kartu ini dirancang menjangkau tujuh sektor utama, pendidikan, kesehatan, sosial, UMKM, perumahan, tani ternak, dan perikanan. Semua kebutuhan dasar warga dipadukan dalam satu sistem terpadu agar pelayanan lebih mudah dan lengkap,” tambahnya.
Kesra pun memegang peran sentral memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan lancar dan aman. Timnya memantau langsung agar bantuan rutin sampai ke tangan kelompok yang berhak menerima.
“Kami pastikan bantuan sosial rutin untuk guru ngaji serta marbot masjid, tersalurkan dengan baik, tepat waktu, dan langsung ke penerima. Tidak ada hambatan maupun penyimpangan,” tegas Burhanuddin.
Selain program ekonomi dan pelayanan, Kesra juga terus memacu pelaksanaan Program Tuntas Baca Al-Qur’an atau TBA. Program ini digagas sebagai “Gerakan Masyarakat Mengaji” untuk mengentaskan buta huruf Al-Qur’an sekaligus membangun sumber daya manusia yang religius dan berakhlak mulia.
“Kita salurkan hibah kepada kelompok TBA agar mereka bisa berperan sebagai pusat pembinaan sekaligus mitra strategis. Bersama mereka, kita dorong terwujudnya wilayah KSB Bebas Riba,” ungkapnya.
Pembinaan TBA berjalan menyeluruh, tidak hanya untuk masyarakat umum, tapi juga berlangsung intensif bagi seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kemutar Telu Center. Sebagai dukungan nyata, tim Kesra menyerahkan Al-Qur’an bersamaan dengan paket sembako ke masjid, mushalla, dan lembaga pendidikan keagamaan.
“Langkah ini kami ambil agar dukungan pemerintah terasa langsung di tempat-tempat yang menjadi pusat pembentukan nilai agama di tengah masyarakat,” jelas Burhanuddin.
Untuk menjamin data tetap akurat dan mencegah penyimpangan, Kesra bergerak beriringan dengan Agen Gotong Royong melakukan verifikasi dan pengecekan langsung ke lapangan. Mereka memperbarui data warga, mulai dari perpindahan tempat tinggal hingga peristiwa kematian, agar daftar penerima selalu mutakhir.
“Sinergi kami dengan Agen Gotong Royong sangat krusial. Ini kunci agar distribusi Kartu KSB Maju berjalan lancar dan tuntas tepat waktu sebelum akhir April ini,” tegasnya.
Di akhir pernyataan, Burhanuddin menegaskan pengawalan ketat, pemantauan berkelanjutan, dan kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberhasilan kedua program ini. Ia pun menyampaikan harapan besar pemerintah daerah bagi masa depan masyarakat.
“Kami berharap seluruh program ini memberi manfaat nyata, meningkatkan kesejahteraan, dan mengangkat kualitas hidup seluruh warga Kabupaten Sumbawa Barat menjadi lebih baik dan sejahtera,” pungkasnya. Tan/HNTB
Editor : SUTAN ZAITUL IKHLAS
