Taliwang,harianntb.online,— Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Jumat, 24/4/2026 resmi melepas 16 pemuda terbaik untuk mengikuti program Beasiswa Pelatihan Dasar Mekanik Alat Berat angkatan pertama (Batch 1). Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemda KSB, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), dan UT School guna menjawab tantangan industrialisasi melalui pengembangan SDM berbasis kompetensi global.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., dalam acara orientasi dan pelepasan peserta, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan langkah transformasi besar bagi tenaga kerja lokal.

” Para peserta yang terpilih ini merupakan putra daerah yang berhasil lolos melalui proses seleksi ketat berbasis meritokrasi,” ungkap Bupati.
Bupati Amar mengungkapkan rencananya untuk melakukan upgrading terhadap fasilitas pendidikan vokasi di daerah. Ia bertekad membawa standar kualitas pengajaran di Balai Latihan Kerja (BLK) KSB menuju level yang setara dengan UT School.
”Ke depan, BLK KSB harus memiliki standar kualitas pengajaran yang setara dengan UT School. Ini adalah kunci untuk memastikan setiap lulusan kita dapat terserap maksimal oleh industri,” ujar H. Amar Nurmansyah.
Pemerintah daerah juga menaruh perhatian serius pada serapan kerja pascapelatihan. Mengingat kebutuhan mekanik alat berat tersebar di seluruh Indonesia,
Bupati mengimbau para orang tua untuk memberikan restu dan dukungan penuh jika nantinya para peserta mendapatkan peluang kerja di luar Sumbawa Barat.
Pemerintah menjamin akan terus memberikan perlindungan selama penempatan kerja tersebut memiliki legalitas yang jelas.
”Program ini adalah realisasi nyata dari visi KSB Maju Luar Biasa. Kami tidak hanya memberi pelatihan, tapi memastikan SDM kita memiliki standar dunia kerja agar jalur penempatan mereka menjadi lebih pasti dan jelas,” tukas Bupati.
Manager Community Development PT AMNT, Dimas Purnama, menekankan bahwa perusahaan berkomitmen untuk tidak hanya menjadi entitas bisnis, tetapi juga motor penggerak kualitas tenaga kerja lokal.
”Dukungan kami terhadap program ini merupakan bagian dari upaya nyata untuk mewujudkan angkatan kerja lokal yang berdaya saing tinggi. Kami ingin memastikan bahwa pemuda Sumbawa Barat tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi aktor utama yang kompeten di industri alat berat,” tegas Dimas Purnama.
Sementara Ketua Yayasan Karya Bakti United Tractors, Endang Tri Handayani, mengingatkan para peserta bahwa di dunia industri, kemampuan teknis (hard skill) harus berjalan selaras dengan integritas.
Keahlian teknis yang mumpuni harus selalu diimbangi dengan integritas karakter.
“Inilah yang akan membedakan tenaga kerja berkualitas di kancah nasional maupun internasional,” ungkap Endang Tri Handayani.
Sinergi tripartit ini diharapkan menjadi standar baru dalam pengentasan pengangguran di Sumbawa Barat, sekaligus mencetak tenaga kerja muda yang siap bersaing secara profesional di berbagai medan industri berat dengan bekal visi “KSB Maju Luar Biasa”. Tan
