Taliwang, harianntb.online,– Matematika kerap menjadi pelajaran yang dianggap sulit oleh anak-anak. Untuk mengubah cara pandang tersebut sejak usia dini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Pelatihan Matematika Gembira bagi pendidik jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD).
Pelatihan berlangsung selama empat hari, 12–15 Oktober 2026, di Hanipati Resto, Taliwang. Kegiatan ini dibuka Kasubbag BGTK Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lale Srilastatun, S.Sos., M.M., bersama Kepala Dikbud KSB, Agus, S.Pd., M.M.
Melalui pelatihan ini, para pendidik dibekali pendekatan pembelajaran matematika yang kreatif, interaktif, dan mudah dipahami anak. Metode tersebut diharapkan dapat mengubah suasana belajar yang selama ini cenderung monoton menjadi lebih menarik.
Kepala Dikbud KSB, Agus, S.Pd., M.M., mengatakan peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu kunci untuk menghadirkan pembelajaran berkualitas. Terlebih, pengenalan matematika sejak usia dini membutuhkan metode yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.
“Melalui pelatihan Matematika Gembira ini, kami berharap para pendidik mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan menyenangkan bagi peserta didik. Dengan pendekatan yang tepat sejak usia dini, kita ingin menumbuhkan minat, rasa percaya diri, serta kecintaan anak terhadap matematika,” terang Agus, Senin,16/10/2026.
Pendekatan Matematika Gembira mendorong guru mengenalkan konsep berhitung melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan cara ini, anak tidak hanya diperkenalkan pada angka dan rumus, tetapi juga diajak memahami matematika melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.
Dikbud KSB berharap pelatihan tersebut memperkuat kemampuan pendidik dalam membangun fondasi pemahaman matematika sejak jenjang PAUD dan SD. Pembelajaran yang tepat sejak awal diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri sekaligus ketertarikan anak terhadap pelajaran matematika. Tan

