Taliwang, harianntb.online,— Program Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju) Layanan Maju Pendidikan menunjukkan progres masif. Hingga pertengahan Agustus 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) KSB mencatat sebanyak 11.189 siswa baru telah menerima kucuran bantuan biaya awal masuk sekolah atau uang pangkal.
Kepala Dinas Dikbud KSB, Agus, S.Pd., M.M., memaparkan bahwa ribuan penerima tersebut terserap melalui tiga gelombang penyaluran sejak Juli lalu. Tahap pertama merangkul 7.856 siswa, disusul tahap kedua sebanyak 2.736 anak, serta tambahan 597 sasaran pada penyaluran ketiga tanggal 11 Agustus 2026. Bantuan ini menjangkau seluruh jenjang pendidikan mulai dari tingkat TK hingga strata satu (S1) dan perguruan tinggi.
Meski gelombang pencairan telah berjalan, Dinas Dikbud memastikan loket pendaftaran tetap dibuka lebar. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi para orang tua yang belum sempat mendaftarkan anaknya, terutama bagi siswa yang menempuh pendidikan di luar kewenangan kabupaten seperti jenjang SMA sederajat, pondok pesantren, maupun mahasiswa baru perguruan tinggi.
”Apalagi yang kuliah, kemungkinan sekarang masih ada yang sedang daftar masuk kampus sehingga belum sempat mendaftarkan diri,” ujar Agus, Rabu (12/8).
Pemerintah daerah sendiri memproyeksikan target penerima tahun ini naik sekitar 10 persen dibanding tahun 2025 yang menyasar 12.458 siswa. Kenaikan kuota ini menjadi landasan kuat mengapa pelayanan pendaftaran tidak langsung ditutup setelah tahun ajaran baru dimulai.
”Proyeksi jumlah penerima bantuan program itu di tahun ini kami naikkan sekitar 10 persen dari tahun lalu. Artinya, kemungkinan besar masih ada orang tua yang belum mendaftarkan anaknya. Maka itu loket pendaftaran masih akan terus kami buka,” imbuh Agus.
Sebagai informasi, besaran dana bantuan yang disalurkan melalui program ini bervariasi sesuai jenjang pendidikannya. Bantuan tunai ini disesuaikan untuk meringankan beban wali murid mulai dari tingkat TK senilai Rp300.000, SD sebesar Rp500.000, SMP sejumlah Rp750.000, SMA mencapai Rp1.000.000, hingga tingkat Diploma dan Strata Satu sebesar Rp2.000.000. Tan

