Lima Kilometer, Langkah Perjuangan untuk Pariwisata Kerakyatan
Sutan Zaitul Ikhlas Pagi belum sepenuhnya beranjak ketika rombongan meninggalkan Desa Menemeng. Udara masih menyimpan kesejukan. Embun bertahan di rerumputan, sementara hamparan sawah di kiri-kanan membentang mengikuti jalur yang akan ditempuh menuju Tiu Suntuk. Lima kilometer terbentang di depan. Jarak yang tampak sederhana itu ternyata menyimpan banyak cerita. Sawah, pematang, tanah yang licin, hingga bentang […]
Continue Reading