Taliwang, harianntb.online,– Kebiasaan membakar sampah tanpa pengawasan menjadi salah satu pemicu kebakaran yang perlu diwaspadai masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Dalam dua bulan terakhir, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) KSB menerima cukup banyak laporan kebakaran lahan, terutama di sekitar permukiman warga.
Kepala Dinas Damkarmat KSB, H. Abdul Razak, mengatakan jumlah kejadian kebakaran yang tercatat sejak Januari hingga akhir Agustus mencapai 33 kasus.

“Per hari ini data yang masuk laporannya ke kami sejak Januari sebanyak 33 kasus,” kata Razak, Kamis (27/8/2026).
Menurut dia, kebakaran lahan menjadi salah satu kejadian yang cukup banyak dilaporkan dalam dua bulan terakhir. Lokasi kebakaran yang berdekatan dengan permukiman membuat kondisi ini perlu mendapat perhatian serius karena api dapat merembet ke bangunan rumah.
Razak menjelaskan, sebagian besar kejadian kebakaran lahan yang dilaporkan diduga bermula dari aktivitas membakar sampah secara sembarangan. Api yang semula digunakan untuk membakar sampah dapat meluas ketika tidak diawasi dan akhirnya menjalar ke lahan di sekitarnya, bahkan mengancam rumah warga.
“Di dua bulan terakhir ini banyak laporan kebakaran lahan dekat permukiman. Sebagian besar karena warga membakar sampah sembarangan, kemudian apinya tidak bisa dikendalikan sehingga merembet sampai membakar rumah,” jelasnya.
Untuk mencegah kejadian serupa, Damkarmat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KSB telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. Warga juga diminta mengawasi api selama proses pembakaran dan memastikan bara benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.
Razak mengatakan, kecenderungan penyebab kebakaran belakangan ini berbeda dibandingkan periode sebelumnya. Jika sebelumnya sejumlah kejadian berkaitan dengan persoalan kelistrikan, seperti korsleting, instalasi listrik yang tidak permanen, dan penggunaan listrik secara berlebihan, dalam beberapa waktu terakhir kebakaran lahan menjadi salah satu jenis kejadian yang banyak dilaporkan.
Sementara itu, Damkarmat KSB belum menerima laporan kebakaran yang disebabkan tabung gas hingga saat keterangan tersebut disampaikan.
Razak kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas yang melibatkan api. Pengawasan selama pembakaran dan memastikan api benar-benar padam menjadi langkah sederhana yang dapat mencegah kebakaran meluas ke lingkungan sekitar.
“Yang paling penting masyarakat jangan sembarangan membakar sampah. Kalau memang harus membakar, harus diawasi dan dipastikan apinya sudah benar-benar padam,” pungkasnya. Tan

